-
Top
September, 10, 2011 - 8 months ago
Bekerjalah di Perusahaan yang menggunakan Scrum

Whoaa. Kesannya judul diatas terlalu berani karena seolah-olah menjanjikan kalau kerja di perusahaan Scrum itu lebih bagus dibandingkan bekerja di perusahaan yang tidak menggunakan Scrum. Sebelum kita masuk ke pembahasan kenapa perusahaan yang menggunakan Scrum itu baik [dan besar kemungkinan lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak menggunakan Scrum], topik bahasan ini dimulai dari pertanyaan kami di mailing list Scrum Indonesia yang menanyakan seberapa banyak developer yang ingin bekerja di perusahaan yang menggunakan Scrum. Dari topik bahasan tersebut, kami menjalankan polling yang tidak ilmiah disini untuk mencari tahu seberapa banyak persentase developer yang ingin bekerja di perusahaan yang menggunakan Scrum. Hasilnya ternyata melebihi ekspektasi kami karena selama ini kami mengira tidak banyak developer yang begitu peduli mengenai kultur dan sistem kerja dimana mereka akan bekerja. Dari polling tersebut ternyata tidak kurang dari 75% responden mengatakan bahwa mereka ingin bekerja dari perusahaan yang menggunakan Scrum. Untuk menjelaskan kepada pembaca yang mungkin belum tahu kenapa perusahaan Scrum itu baik kami jelaskan lewat artikel ini.
- Top
-
Top
September, 04, 2011 - 9 months ago
Hindari prototyping dalam pengembangan software
Anda yang berada dalam organisasi yang melakukan manajemen proyek tradisional tentunya sudah tidak awam lagi dengan istilah prototyping. Prototype sendiri adalah sebuah kerangka yang akan mirip seperti aslinya namun bukanlah barang akhir yang sebenarnya. Yang artinya besar kemungkinan hasil akhirnya tidaklah seperti prototype tersebut. Prototype biasanya dibuat guna memberi gambaran kepada stakeholder mengenai produk akhir yang akan mereka dapatkan.
-
Top
September, 03, 2011 - 9 months ago
Persepsi salah tentang Agile/Scrum: Dokumentasi

Kami akan memulai seri persepsi-persepsi yang salah tentang Agile/Scrum yang berkembang di komunitas pengembangan software selama ini. Seri ini akan membahas dan meluruskan persepsi yang salah mengenai Agile/Scrum yang diharapkan dapat bermanfaat dan membuat organisasi mempertimbangkan penggunaan Scrum di dalam organisasinya. Persepsi salah ini bisa berkembang karena biasanya kebanyakan orang belum pernah bekerja di dalam tim Scrum dan baru sekilas membaca tentang literatur Agile/Scrum. Di seri pertama ini kami akan membahas tentang dokumentasi. Semoga bermanfaat.
-
Top
-
Top
August, 27, 2011 - 9 months ago
Buatlah produk yang memiliki nilai

Ketika kami memberikan jasa konsultasi kepada klien, kami selalu menekankan kepada klien kami mengenai kualitas produk dan pemaksimalan ROI dari produk tersebut. OK memang benar, tanpa Scrum pun anda pasti juga akan menekankan kualitas. Namun biasanya ketika tidak menggunakan Scrum kita akan terjebak untuk membuat produk yang diinginkan oleh kustomer selesai tepat waktu. Kita akan puas apabila proyek bisa selesai tepat waktu dan sesuai dana/budget.
-
Top
August, 19, 2011 - 9 months ago
Organisasi anda harus “agile”

Ya benar, organisasi anda harus agile. Perhatikan di kata agile saya menggunakan huruf ‘a’ dan bukan ‘A’. Di dekade sekarang ini, agile bukanlah merupakan sebuah opsi namun keharusan. Apapun bisnis anda, baik itu perbankan, asuransi, telekomunikasi maupun software organisasi anda harus agile. Titik. Pasarlah yang mengharuskan anda untuk agile walaupun anda menolak atau enggan untuk menjadi agile. Pasarlah yang akan menghukum anda apabila anda tidak agile. Organisasi anda harus agile karena persaingan di dekade ini sudah tidak dapat dipungkiri semakin ketat bahkan dapat dikatakan lebih ketat dibandingkan 10 tahun yang lalu. Perubahan juga berlangsung sangat cepat sekali. Apa yang trend di hari ini belum tentu tetap diinginkan oleh pasar di bulan depan.
-
Top
August, 19, 2011 - 9 months ago
Pelatihan Scrum di Indonesia untuk publik
Halo pembaca setia blog ScrumWay.
Kami telah membuka pelatihan untuk publik. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi laman ini. Atau dapat langsung menghubungi saya di liana.ekawati at scrumway.co dengan subyek email “Pelatihan Scrum publik”.
-
Top
August, 13, 2011 - 9 months ago
ROI, vendor dan klien

Walaupun blog entry kali ini ditujukan untuk hubungan antara vendor software/konsultan dengan klien, tetapi beberapa aspek bisa relevan untuk hubungan antara departemen IT dengan end-user. Entry ini kami persembahkan untuk klien kami yang sedang menerapkan Scrum untuk memberikan apa yang klien mereka inginkan.
Hubungan antara vendor dengan klien terkadang terlihat tidak harmonis. Walaupun di permukaan terlihat baik-baik saja tapi tidak jarang kita dapat menggali lebih dalam dan melihat sebenarnya ada masalah didalamnya. Hal ini bisa dimaklumi karena kedua belah pihak ini bagaikan berasal dari dua kutub magnet yang berbeda oleh karena itu sudut pandangnya pun berbeda.
Mari kita lihat sudut pandang kedua belah pihak ini.
-
Top
July, 31, 2011 - 10 months ago
Lho kok begitu sih?

Lho kok begitu sih? Kira-kira begitulah reaksi sebagian orang yang mendapatkan pelatihan Scrum dari kami setelah mengetahui cara penggunaan Scrum yang benar. Selama ini banyak yang telah membaca literatur tentang Scrum dan Agile dari dunia maya dan berharap bahwa Scrum menjadi pil penenang yang dapat memecahkan permasalahan di organisasinya. Ya memang benar, Scrum dapat mengungkap semua permasalahan yang ada di dalam sebuah organisasi, tapi ada konsekuensinya: semua proses di dalam Scrum harus dijalankan tanpa terkecuali.

